Sudah Mulai "Gila"
Sebelumnya, saya sudah tahu yang membaca mungkin akan berkata saya gila atau bagaimana.
.
Saya mulai mempercayai sebuah konsep tentang surga dan neraka. Konsep surga dan neraka--yang sudah disepakati secara komunal, bagi saya adalah sebuah representasi fiksi hukum yang mengontrol manusia untuk menciptakan validasi yang baik dan yang buruk. Sedangkan hidup itu sendiri adalah tentang perjalanan waktu sementara, yang diliputi hitam dan putih yang seimbang.
.
Saya mengenal surga dalam seseorang yang merasakan keadaan jiwanya paling tentram, dan saya menjumpai neraka ketika kedamaian seseorang terenggut dari dalam dirinya. Surga dapat ditemui manusia bahkan hanya dengan rindu yang terbalas, atau senyum dari seseorang yang tidak di sangka-sangka dari mana datangnya. Pun neraka, terdapat dalam keadaan sesederhana ketika manusia memikirkan ketakutannya kepada kecoa yang terbang di kamar. (Hahaha).
.
Surga dan neraka bukanlah sebab-akibat dari ganjaran Tuhan, apalagi jika ditafsirkan sebagai hadiah. Tuhan bukanlah sebuah persona, yang memilah-milah kasih atas dasar imbalan. Sebab, kasih akan selalu datang kepada orang yang memberkati dirinya sendiri dengan hati yang lapang, sifat yang welas asih, serta pikiran yang terjaga kepasrahannya. Setelahnya, ia akan merasakan Tuhan bekerja dengan kehadiranNya di mana-mana. Mau di pohon, laut, angin atau di mata anak-anak yang tak lelap tidurnya lantaran bom beterbangan di atap rumah mereka.
.
Bagi saya, manusia hanyalah kosong, fana, tak abadi. Sedangkan yang abadi adalah perbuatan baik yang memaknai penyertaan Tuhan di dalamnya. Olehnya, saya tidak pernah menganggap Tuhan sebuah objek, yang harus saya "perintah" untuk mengabulkan apa yang saya mau. Ketika saya berdoa, saya lebih memilih diam dan membuka jalan pikiran tentang apa dan bagaimana kerja Tuhan di dalam hati dan diri saya, makna apa yang terjalin, apa yang harus saya perbaiki untuk selalu bersiap ketika Tuhan menggerakkan Semesta di sekitar saya.
.
Ini hanya sebuah tanggapan. Boleh setuju, boleh tidak. Semua orang belajar.
Comments
Post a Comment